Inovasi Terbaru: Teknologi Nano di Indonesia
, 21 April 2015 - 12:43:49 WIBDibaca: 1890 kali
Kemampuan bangsa Indonesia semakin hari semakin meyakinkan. Paling tidak itu yang sudah ditunjukan oleh Nurul Taufiqu Rochman. Walaupun belajar S1, S2 dan S3 di Kagoshima University, Jepang, Nurul Taufiqu Rochman tidak lupa akan bangsanya. Dia kembali ke Indonesia untuk membangun bangsa dengan kemampuannya di bidang teknologi Nano. Teknologi Nano merupakan teknologi yang dikembangkan di Indonesia masih baru. Dengan kemampuan Nurul Taufiqu Rochman yang sekarang sebagai kepala pusat inovasi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yang bermarkas di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kini sudah dapat membuat aneka wujud bahan baku industri berbasis teknologi nano. Teknologi Nano adalah teknologi yang dapat membuat material apapun dipecah menjadi bagian sangat kecil. 1 nano sama dengan sepermiliar meter (1 meter persegi dipecah menjadi 1 miliar bagian). Dengan memecah menjadi bagian yang sangat kecil (1 nano) maka material-material tersebut baru diketahui fungsi terbaiknya. Salah satu aplikasi teknologi nano yang telah diterapkan adalah pengolahan pasir besi menjadi pigmen (pewarna). Pigmen tersebut dapat dipergunakan untuk bahan baku cat dan tinta pena. Dengan teknologi ini bahan tersebut memiliki nilai jual yang lebih tinggi. Harga pasir besi sekitar Rp. 400 per Kg, namun setelah diolah dengan teknologi nano hingga menjadi pigmen cat harganya menjadi Rp. 20.000 per Kg tambahan harga jual yang sangat fantastik.
Dengan diawali bekerja di lembaga riset Jepang membuat Nurul hafal strategi menyalurkan hasil penelitiannya ke dunia industri. Sehingga diharapkan hasil penelitian dari para ahli dapat lebih berdaya guna. Tidak seperti sekarang, yang banyak berhenti menjadi paper laporan hasil penelitian dan menumpuk di rak-rak perpustakaan. Kondisi inilah yang ingin dijawab oleh lembaga pendidikan tinggi vokasi yaitu sebagai lembaga pendidikan yang difungsikan untuk mensejalankan pendalaman dan penerapan teori/ilmunya demi kesejahteraan masyarakat.
Untag Surabaya || Fakultas Vokasi Untag Surabaya|| SIM Akademik Untag Surabaya || Elearning Untag Surabaya